1. Pramuka

“Disiplin, Mandiri, dan Berkarakter”
Organisasi Pramuka di Pondok Modern Internasional Nahdlatul Tujjar bertujuan membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, dan berkarakter kuat. Melalui kegiatan yang menantang dan mendidik, anggota Pramuka dilatih untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan berintegritas. Didukung oleh pembinaan yang berkelanjutan, Pramuka di Nahdlatul Tujjar tidak hanya fokus pada keterampilan bertahan hidup, tetapi juga pengembangan jiwa sosial dan spiritual yang selaras dengan nilai-nilai Islami.


2. OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)

“Membangun Kepemimpinan, Mewujudkan Prestasi”
OSIS di Pondok Modern Internasional Nahdlatul Tujjar adalah wadah utama pengembangan potensi siswa dalam bidang kepemimpinan, organisasi, dan kreativitas. Dengan program kerja yang inovatif dan berorientasi pada prestasi, OSIS menjadi motor penggerak kegiatan kesiswaan yang edukatif dan inspiratif. Melalui OSIS, para santri didorong untuk berpartisipasi aktif dalam membangun budaya sekolah yang produktif, harmonis, dan berdaya saing tinggi.


3. Organisasi Santri Nahdlatul Tujjar (ORSANTA)

“Menyatukan Aspirasi, Menguatkan Solidaritas”
ORSANTA adalah organisasi yang menjadi suara dan wadah aspirasi bagi seluruh santri Pondok Modern Internasional Nahdlatul Tujjar. Berperan sebagai penghubung antara santri dan manajemen pondok, ORSANTA memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara para santri. Dengan semangat kekeluargaan dan kepemimpinan yang visioner, ORSANTA menggerakkan berbagai kegiatan positif yang memperkaya pengalaman spiritual, intelektual, dan sosial para anggotanya.


4. Komunitas Bahasa (Bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin)

“Menguasai Bahasa, Menjelajah Dunia”
Komunitas Bahasa di Pondok Modern Internasional Nahdlatul Tujjar hadir untuk membekali santri dengan keterampilan bahasa yang unggul dan kompetitif. Dengan fokus pada tiga bahasa utama—Inggris, Arab, dan Mandarin—komunitas ini membantu santri memahami dunia secara global. Melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan seperti diskusi, debat, dan pentas bahasa, anggota komunitas diasah kemampuan komunikasinya sehingga siap menjadi duta budaya dan agama yang berwawasan internasional.


5. Media Nahdlatul Tujjar

“Suara Kreativitas dan Informasi”
Media Nahdlatul Tujjar adalah platform kreatif dan informatif yang menjadi sarana ekspresi bagi santri dalam dunia jurnalistik, desain grafis, fotografi, dan videografi. Melalui media ini, santri dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan profesional dalam menyampaikan informasi. Media Nahdlatul Tujjar tidak hanya menjadi pusat informasi terkini di lingkungan pondok, tetapi juga menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang media dan komunikasi.

6. PERPATRI NJ (Persatuan Pemanah Tradisional Nusantara Jaya)

“Melesatkan Panah, Membidik Prestasi”
PERPATRI NJ di Pondok Modern Internasional Nahdlatul Tujjar adalah komunitas yang menghidupkan kembali semangat olahraga tradisional dengan sentuhan modern. Mengusung nilai-nilai kesatria, ketangguhan, dan ketepatan, PERPATRI NJ melatih santri dalam seni memanah tradisional yang sarat akan filosofi ketenangan dan fokus. Selain mengasah keterampilan fisik, organisasi ini juga membentuk karakter kuat dan keteguhan hati. Dengan semangat kompetisi dan kebersamaan, PERPATRI NJ tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga pada penguatan jati diri santri sebagai generasi yang tangguh dan berakhlak mulia.